Search

Bibliophile

Seorang anak kecil pun bahagia ketika bisa membaca dan menulis

Month

January 2015

Cepat

Bukankah semuanya terasa begitu cepat? Sebenarnya semuanya terasa cepat karena semua itu telah terlalui. Aneh memang jika harus ada kata cepat dalam kamus berbagai bahasa. tak ada standar batas suatu hal itu disebut cepat, semuanya memiliki satuan waktu bukan? Kadang kita menyebut cepat jika waktu yg dibutuhkan lebih kecil dari suatu pembanding atau waktu yang begitu kecil. Tapi kata cepat sebenarnya hanyalah persepsi karena rasa cepat begitu subjektif dan relatif.
Ijinkan saya kembali ke 20 tahun silam,
Continue reading “Cepat”

Advertisements

Semut Kecil

image

Seekor semut kecil berwarna hitam sedang berjalan diatas lengan kananku. Berjalan mengikuti garis-garis kulit. Berkali kali merubah arahnya. Nampaknya ia kehilangan teman, karena tak biasanya ia sendiri. Sekali dia menabrak rambut tanganku lalu memutuskan untuk berbelok ke arah lain. Nampaknya ia ingin naik lebih jauh tapi ia terlalu bingung tanpa teman-temannya yang biasa menemani. Semut kecil itu kini diam di batas antara lengan dan pergelangan tanganku, sama sekali tak bergerak hingga aku mengira ia sudah jatuh ke tanah tapi ternyata ia masih disana, menjejakkan kaki dengan kuat agar tak jatuh saat aku bergerak. Ia sedang berjuang meski sendiri.
Surabaya,24 November 2014

Pulang

Sepasang rodaku kembali menggilas jalanan ini,untuk kesekian kalinya, entah keberapa juta kali. Hari ini aku kembali pulang setelah sekian lama, selalu menyenangkan, karena kembali sesederhana itu. Aku menemukan banyak keajaiban tanah ini,langit ini, yang tak pernah kutemui di tanah seberang. Dulu aku selalu melihatnya biasa,terasa membosankan,tapi semenjak empat tahun lalu jalanan ini selalu mempesona,membuatku terkesima, oleh suasana sesederhana itu. Hamparan hijau yg sama tingginya sejauh mata memandang hingga batas penglihatan. Tanah ini selalu menjadi pondasi kokoh untuk apa yang berakar padanya. Langitnya begitu jernih, tak ternoda oleh asap atau burung besi. Awannya berbagai bentuk sebagian tipis merata seperti permen kapas yang kita ambil dari batangnya, sebagian bergulung-gulung layaknya gambarku semasa kecil. Kembali pulang selalu menyenangkan, bertemu berjuta keajaiban dan semua sederhana saja.
Nganjuk,10 Januari 2015

Kembali

Manusia selalu kembali. Kembali makan, kembali tidur, kembali belajar, kembali pulang, kembali mengenang masa lalu, hingga saatnya kembali kepadaNya. Lagi-lagi kembali,selalu kembali. Hingga akhirnya tak ada yg bisa dikembalikan. Semuanya mudah saja, tanpa sadar tanpa perlu pikir panjang, seperti ketika hujan turun airnya kembali jatuh membasahi, tak pernah ada keterkejutan hebat ketika kita bertemu hujan, karena ia hanya kembali, kembali turun, kembali menemui kita. Kembali selalu saja sesederhana itu.
Nganjuk,26 Desember 2014

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

AsalAsalArt

Asal gak asal-asalan

Dewi Nur Aisyah

Sejernih cita, Sebening asa, Merajut cerita

DESEMBER

Desember bagai peluru; kadang bising, kadang bisu.

Hanya Pelangi

bias warna Ilahi pada gerimis kehidupan

/jur·nal/

yang ditemui mata dan mengendap di pikiran

Memorabilia

Kita tidak diberikan kekuasaan untuk mengabadikan segela sesuatu, tapi kita memiliki kemampuan untuk menata semua. Tidak apa meski tak selamanya.

FIKSI LOTUS

Kumpulan Cerpen Klasik Dunia

Tulisan, Pikiran, Simpanan.

Dari hati turun ke jari. Kadang lewat otak, lebih sering tidak.