Search

Bibliophile

Seorang anak kecil pun bahagia ketika bisa membaca dan menulis

Month

March 2015

Menulis

image

Setiap orang bisa menulis tapi tak semua orang menyukainya, terlebih mereka yang belum bisa menulis,para anak yang tangannya belum kuat. Tapi kita telah dewasa, tangan kita mestinya sudah kuat. Tapi banyak dari kita yang begitu lemah untuk sekedar menulis padahal dengan menulis kita tak perlu kelelahan berbicara pada setiap orang. Dan tangan saya pun masih lemah, entah apa otak dan hati saya yang tak seberapa hebat. Saya percaya bahwa Continue reading “Menulis”

Mawar Merah

IMG-20150314-WA0004

Kulihat ia kini telah layu, mahkotanya tak lagi bersinar, kelopaknya tak lagi segar, bahkan batangnya terkulai lemas. Mawar merahku persis hari ini telah layu, menyisakan mahkota hitam yang terlalu rapuh untuk disentuh. Hidupnya sudah terlalu panjang,malah lebih panjang dari yang kuperkirakan. Dari butir yang tak kukenal hingga Continue reading “Mawar Merah”

Patah Hati

image

Malam ini saya kembali belajar dari sebuah penolakan, mungkin yang disebut seorang Raditya Dika sebagai patah hati.
Agaknya saya membaca buku Bang Radith di waktu yang tepat, menyelesaikan buku Koala Kumal ketika keesokan harinya saya kembali mengalami patah hati. Ya, mungkin ini sebuah patah hati. Continue reading “Patah Hati”

Untuk Sebuah Intan

ef48140c2a311d294371245065d0f6e1

Hai kawan apa kabar? Semoga engkau selalu berada dalam syukur atas nikmat-Nya. Kawan, mungkin tak setiap hari kita berjumpa tapi kita masih berada di tempat yang sama. Kawan, waktu kita bersama sudah tak lama lagi, dua tahun begitu cepat terlewati dan dua tahun lagi kita mungkin tak lagi berada di tempat yang sama. Kawan terima kasih karena kalian turut mengisi hariku, terima kasih karena suara kalian menambah senandung yang kudengar, terima kasih karena telinga kalian turut mendengar ceritaku, terima kasih karena tangan kalian menjadi uluran bantuanku, terima kasih hati kalian rela menjadi temanku. Kawan, aku merindukan saat ketika kita semua berkumpul, bukan karena bahasannya tapi rasa ketika memandang wajah kalian, ketika mendengar argumen kalian, ketika melihat ke hati kalian. Kawan, aku hanya berharap bahwa kita tetap seperti dulu, sebuah keluarga, tetap menyapa dan terus peduli. Sekali lagi terima kasih kawan, karena kalian sungguh baik padaku dan maaf bahwa aku tak mampu membalas kalian dengan layak. Kawan, kita bukan sekedar teman karena aku memilih kalian sebagai keluarga. Kawan, sungguh satu dari kita begitu berharga, orang-orang yang menyebut dirinya sebagai sebongkah berlian, yang kini butirannya sedang ditempa, tengah melalui perubahan suhu dan tekanan yang begitu hebatnya, karena kita hanya sedang menunggu waktu menjadi sebuah permata.

Surabaya, 21 Februari 2015.

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

AsalAsalArt

Asal gak asal-asalan

Dewi Nur Aisyah

Sejernih cita, Sebening asa, Merajut cerita

Desember

Desember bagai peluru; kadang bising kadang bisu.

Hanya Pelangi

bias warna Ilahi pada gerimis kehidupan

/se·na·rai/

yang ditemui mata dan mengendap di pikiran

Memorabilia

Kita tidak diberikan kekuasaan untuk mengabadikan segela sesuatu, tapi kita memiliki kemampuan untuk menata semua. Tidak apa meski tak selamanya.

FIKSI LOTUS

Kumpulan Cerpen Klasik Dunia

Tulisan, Pikiran, Simpanan.

Dari hati turun ke jari. Kadang lewat otak, lebih sering tidak.