Search

Bibliophile

Seorang anak kecil pun bahagia ketika bisa membaca dan menulis

Month

June 2015

Segelas Air Kelelahan

image
Dept.Media LDJ Al-Hadiid ITS

Aku buka pintu kamarku. Tak ada satu detik setelahnya aku sudah berada diatas tempat tidur. Nafasku sedikit memburu, empat luka lebam membiru di kakiku. Dengan menahan rasa sakit aku kembali berdiri demi segelas air yang mungkin bisa menenangkan. Agak terpincang ditambah lompatan kecil dengan mengandalkan kaki kiri sebagai tumpuan. Beberapa teguk maka segelas air
Continue reading “Segelas Air Kelelahan”

Advertisements

Orang Lain

image

Orang lain tak selalu menjadi apa yang kamu inginkan, tapi setiap orang yang kamu temui pasti pernah melakukan apa yang kamu inginkan, mereka selalu membawa pelajaran. 27 Februari 2015

Setiap manusia mempunyai sisi unik dalam dirinya, mungkin selalu mengejutkan untuk mengetahui satu saja. 27 Februari 2015

Bukan berarti jika orang-orang tak mendatangimu mereka membencimu tapi mungkin Tuhan memilihkan cara-cara yang istimewa untuk menyapamu agar kamu lebih bersyukur. 27 Februari 2015

Jika kamu merasa tak dianggap sebenarnya apakah kamu sudah berkaca? Apakah kamu cukup menganggap mereka? Kalaupun mereka mengacuhkanmu padahal kamu sudah memperhatikan mereka, Tuhan pasti memberi satu saat dimana mereka sangat memperhatikanmu. 28 Februari 2015

Kita kadang merasa orang lain tak peka pada kita, tapi kita sendiri yang tak membuat mereka perlu untuk peka pada kita. 28 Februari 2015

Manusia itu terus belajar, cobalah kamu berkaca bahwa kita tak selalu lebih baik dari mereka. 16 April 2015

Kita pernah berada disana, jika anda kembali ke masa itu, apakah anda lebih baik? 16 April 2015

di Bawah Bulan yang Tak Utuh

image

“Bersamamu kuhabiskan waktu, senang bisa mengenal dirimu. Rasanya semua begitu sempurna, sayang untuk mengakhirinya”
Petikan gitar membuat hati turut bergetar,”berdebar-debar” kata temanku. Malam ini dibawah bulan yang tak utuh, langit cerah hitam kelam tanpa awan, satu dua bintang terlihat bersinar, bayang-bayang pohon besar yang rantingnya melambai disentuh angin. Cahaya lilin menerangi tanah yang kami injak, tanah yang sudah akrab dengan kaki ini.
Air mata mengalir entah mengapa, Continue reading “di Bawah Bulan yang Tak Utuh”

Ketika Hujan

image

Aku suka ketika hujan, karena aku tak perlu menyiangi pot-pot bunga dan tanah di halaman rumah.
Aku suka ketika hujan, karena aku bisa menghemat listrik sebab tak perlu memutar kipas angin.
Aku suka ketika hujan, karena aku bisa menarik selimutku lalu tidur lebih nyenyak.
Aku suka ketika hujan, karena aku punya alasan untuk bermalas-malasan di dalam rumah.
Aku suka ketika hujan, karena aku akan dibuatkan semangkuk mie atau sekedar teh hangat oleh ibuku.
Aku suka ketika hujan, karena sekali saja jatuhnya membuat udara tak panas lagi.
Aku suka ketika hujan, karena jatuhnya ia bagai alunan denting piano yang dimainkan.
Aku suka ketika hujan, karena aku bisa mendengar suara lucu kodok dan jangkrik meski aku tak menyukai mereka.
Aku suka ketika hujan, karena aku bisa mencium bau khas tanah basah.
Aku suka ketika hujan, karena aku bisa melihat bulir air berlarian diatas daun hijau.
Aku suka ketika hujan, karena aku melihat air-air jatuh dari balik jendela kaca rumah.
Aku suka ketika hujan, karena aku punya banyak cerita bersama hujan.

Nganjuk, 8 Juni 2015

Terima Kasih telah Datang

Baru saja aku bangun dari tidurku, baru saja aku menunaikan salah satu kewajibanku.
Pagi ini terasa dingin akibat hujan semalaman setelah terik matahari begitu gila dua hari terakhir ini. Udara dingin berhembus dari sela-sela jendela kamar menyapa dengan berbisik pelan lalu pergi ke jendela kamar lain hendak membangunkan orang-orang yang masih terlelap.
Teringat aku pada malam kemarin, tepat tengah malam ketika tiba-tiba turun hujan lebat, gemercik airnya memburu menyeru dari atap kamarku. Satu dua tetes terlihat dari jendela. Tiba-tiba saja pantulan bayanganku di jendela yg basah menghanyutkan lamunan, aku masih saja mengingatnya, mengingat tatapan dan senyumannya, ingin aku menghilangkan Continue reading “Terima Kasih telah Datang”

Blog at WordPress.com.

Up ↑

AsalAsalArt

Asal gak asal-asalan

Dewi Nur Aisyah

Sejernih cita, Sebening asa, Merajut cerita

DESEMBER

Desember bagai peluru; kadang bising, kadang bisu.

Hanya Pelangi

bias warna Ilahi pada gerimis kehidupan

/jur·nal/

yang ditemui mata dan mengendap di pikiran

Memorabilia

Kita tidak diberikan kekuasaan untuk mengabadikan segela sesuatu, tapi kita memiliki kemampuan untuk menata semua. Tidak apa meski tak selamanya.

FIKSI LOTUS

Kumpulan Cerpen Klasik Dunia

Tulisan, Pikiran, Simpanan.

Dari hati turun ke jari. Kadang lewat otak, lebih sering tidak.