Untuk teman yang pernah menemaniku berjalan. Rasanya sungguh aku punya banyak dosa pada kalian. Membunuh beberapa menit waktu kalian akibat menemaniku berjalan, bukan karena perjalannya tapi karena tambahan waktu yang harus dibuang untuk meladeni pertanyaan mereka, untuk pertanyaan yang pasti kalian sebenarnya sudah tahu jawabannya, pertanyaan yang kalian tahu sangat kubenci. Dan saran-saran yang semakin sulit kuterima, saran-saran yang sudah bosan kudengar, bermacam saran yang kuanggap klise karena sejenisnya sudah pernah kujalani. Ah aku sungguh berdosa pada kalian, yang mau tak mau merasa iba, yang mau tak mau berusaha mengalihkan pembicaraan karena kupaksa. Ah sungguh maafkan aku sahabat, dan terima kasih karena tak malu menemaniku berjalan, karena membuatku yakin bahwa berjalan denganmu selalu menyenangkan dan membuat ketakutan diawal dunia baru itu hanya menjadi dugaan.
Entah siapa lagi kelak yang menjadi temanku berjalan, entah siapa tapi siapa pun itu semoga kamu menjadi teman perjalanan yang menghilangkan ketakutan, menghadirkan kenyamanan dan ikhlas menerimaku menjadi bagian kecil di hidupmu.
Untuk para sahabat yang menemani berjalan
Intan, Deliana, Anna dan teman berjalanku yang terbaik, Mama

Surabaya, 26 Desember 2015

Advertisements